bali family villa
10 Mar 2026

Mengulik Sport Tourism, Wisata Olah Raga yang Cocok untuk Keluarga dan Grup

Sport tourism menjadi salah satu konsep liburan baru yang menyenangkan untuk dilakukan bersama keluarga. Berlibur dengan konsep ini akan mengantarkan keluarga kepada berbagai aktivitas olahraga yang menguji adrenalin dan meningkatkan kesehatan fisik serta mental.

Menggabungkan konsep olahraga dan travel membuat banyak sekali orang merasa tertarik untuk mencoba jenis liburan ini. Sebelum itu, pelajari lebih lanjut informasi berikut untuk mengulik sport tourism sebagai wisata olahraga yang cocok untuk keluarga dan grup.

Apa Itu Sport Tourism? Tidak Melulu Soal Lari Maraton 

Image Source: Unsplash

Banyak orang bertanya, “Apa itu sport tourism?” Pasalnya, istilah ini menjadi sangat populer di kalangan individu maupun grup yang senang berpergian ke luar daerah atau negeri.

Pengertian sport tourism sendiri dapat didefinisikan sebagai jenis pariwisata yang berhubungan dengan kegiatan olahraga, baik sekadar menonton, mengikuti, atau mengunjungi tempat olahraga. Para turis berpergian ke destinasi tertentu karena ada aktivitas atau acara olahraga yang sedang berlangsung.

Belakangan ini, banyak orang yang berpergian ke luar kota untuk mengikuti acara lari 5-10 km. Hal ini menjadi salah satu bagian dari sport tourism di Indonesia. Mereka rela membeli tiket acara lari bersama dan mengikuti seluruh rangkaian acara hingga selesai dan mendapatkan medali.

Dalam wisata olahraga ini, kegiatan yang dilakukan tidak hanya sekadar melibatkan aktivitas fisik, tetapi juga menjadi daya tarik wisata yang mampu mendatangkan wisatawan domestik maupun internasional.

Bahkan, wisatawan dapat menikmati momen sunset sembari berolahraga di tepi pantai yang ada di seluruh area Bali, menjadikan momen sport tourism jauh lebih menyenangkan.

Karena pengertian sport tourism cukup luas, kegiatan olahraga yang dilakukan ketika sedang berwisata tidak melulu soal lari maraton saja. Ada banyak sekali kegiatan berbasis olahraga yang dapat diikuti ketika turis melakukan wisata olahraga.

Terdapat setidaknya tiga jenis sport tourism yang dapat diikuti oleh para wisatawan yang niat berkunjung ke Bali, yaitu:

Event Sport Tourism (Wisata Event Olahraga)

Jenis wisata olahraga ini mengajak para wisatawan untuk mengunjungi suatu tempat yang menghadirkan pertunjukan olahraga untuk menonton seluruh kegiatan yang berlangsung. Ada beberapa contoh sport tourism yang dapat diikuti, seperti:

  • FIFA World Cup
  • Olympic Games
  • Formula 1
  • Maraton internasional
  • SEA Games
  • Asian Games

Seluruh acara olahraga besar ini akan menjadi magnet bagi wisatawan global dan memberikan dampak ekonomi yang sangat besar. Contoh dampak nyata dari jenis sport tourism ini adalah:

  • Hotel occupancy meningkat dengan sangat pesat
  • Restoran dan transportasi ramai digunakan
  • Promosi destinasi meningkat secara global

Jika suatu acara olahraga diselenggarakan di Bali, wisatawan pun dapat memilih beberapa hotel atau resor yang menjadi akomodasi mereka untuk merasakan pengalaman wisata yang menyenangkan.

Active Sport Tourism (Wisata Olahraga Aktif)

Wisatawan dapat terlibat langsung dengan kegiatan olahraga melalui jenis wisata olahraga ini. Hal ini membuat wisatawan dapat merasakan langsung dampak dari kegiatan olahraga di suatu tempat.

Contoh sport tourism dari jenis ini adalah:

  • Surfing
  • Diving
  • Golf
  • Ski tourism
  • Cycling tour
  • Hiking atau trail running

Wisatawan dapat berkunjung ke Bali untuk melakukan surfing di berbagai pantai yang ditawarkan oleh Pulau Dewata, seperti Pantai Pasir Putih, dan berselancar dengan ombak yang cukup kuat, yang membuat pengalaman liburan menjadi jauh lebih menyenangkan.

Nostalgia Sport Tourism (Wisata Warisan Olahraga)

Terakhir, terdapat nostalgia sport tourism atau wisata warisan olahraga. Wisatawan akan berkunjung ke tempat-tempat bersejarah yang berkaitan langsung dengan olahraga. 

Contoh sport tourism dari jenis ini adalah:

  • Tur stadion, seperti mengunjungi Camp Nou dan Wembley Stadium
  • Museum olahraga
  • Hall of Fame athlete

Motivasi ini biasanya dilakukan oleh wisatawan untuk menunjukkan rasa cinta mereka terhadap olahraga atau tim favorit mereka.

Manfaat Sport Tourism Bersama Keluarga

Image Source: Unsplash

Sport tourism adalah salah satu kegiatan bermanfaat yang dapat dilakukan bersama dengan keluarga. Aktivitas ini melibatkan perjalanan dengan kegiatan olahraga yang membuat pengalaman liburan menjadi jauh lebih menarik dan variatif.

Berbeda dengan liburan biasa, sport tourism menawarkan pengalaman yang lebih aktif, sehat, dan penuh interaksi bagi seluruh anggota keluarga yang terlibat di dalamnya. Terdapat beberapa manfaat dari wisata olahraga ini, yaitu:

1. Meningkatkan Kesehatan Fisik

Salah satu manfaat yang bisa dirasakan secara langsung oleh keluarga yang terlibat dalam wisata olahraga adalah meningkatnya kesehatan fisik.  Seluruh anggota tubuh akan lebih aktif bergerak.

Hal ini membantu meningkatkan kebugaran tubuh, memperkuat otot dan tulang, meningkatkan stamina, dan menjaga berat badan tetap ideal. Umumnya, olahraga di tempat wisata terasa lebih menyenangkan karena dilakukan di alam.

Bahkan, wisatawan pun dapat merasakan istirahat terbaik di akomodasi yang sudah dipilih setelah melakukan sport tourism bersama keluarga selama seharian penuh.

2. Mempererat Hubungan Anggota Keluarga

Wisata olahraga juga memiliki manfaat yang begitu besar dalam membangun kedekatan dan keharmonisan emosional antara anggota keluarga yang terlibat. Seluruh anggota keluarga berkesempatan untuk:

  • Bekerja sama sebagai satu tim utuh
  • Saling menyemangati satu sama lain
  • Berbagi pengalaman baru yang dapat dijadikan sebagai pelajaran
  • Menciptakan sebuah kenangan penuh makna bersama

Kegiatan olahraga dapat dilakukan di beberapa area di Bali seperti Seminyak, Canggu, atau Uluwatu untuk mendapatkan pengalaman liburan yang lebih menyenangkan dan beristirahat dengan nyaman setelah beraktivitas seharian penuh. Momen kebersamaan yang berkesan pun terbentuk.

3. Mengajarkan Gaya Hidup Sehat kepada Anak

Sport tourism juga hadir sebagai cara efektif bagi orang tua untuk mengajarkan anak tentang pentingnya gaya hidup sehat sejak dini. Anak akan mudah mengikuti orang tua yang aktif berolahraga saat liburan.

Melalui ini, anak-anak akan belajar tentang:

  • Memahami pentingnya olahraga
  • Menjaga kesehatan tubuh
  • Menjadi jauh lebih aktif secara fisik
  • Menikmati aktivitas di luar ruangan

Kategori Sport Tourism: Hard Sport vs Soft Sport

Image Source: Unsplash

Di dunia sport tourism, aktivitas olahraga yang termasuk dalam perjalanan wisata dibagi menjadi dua kategori utama, yaitu Hard Sport Tourism dan Soft Sport Tourism. Pembagian didasari oleh tingkat intensitas olahraga, tingkat risiko, dan tujuan partisipasi wisatawan.

Perbedaan keduanya terletak pada wisatawan yang datang untuk kompetisi olahraga yang serius atau memilih aktivitas olahraga rekreasi yang jauh lebih santai.

Hard Sport Tourism

Kategori ini melibatkan wisatawan dalam melakukan perjalanan untuk mengikuti atau menonton kompetisi olahraga yang sangat serius dan kompetitif. Umumnya, kegiatan ini melibatkan:

  • Atlet profesional atau semi-profesional
  • Event olahraga berskala besar
  • Kompetisi dengan aturan resmi
  • Tingkat intensitas dan risiko yang terbilang tinggi

Hard Sport Tourism memiliki karakteristik yang menjadi ciri utama untuk dibedakan dengan kategori yang lain, yaitu:

  • Bersifat kompetitif: Peserta dapat mengikuti pertandingan atau kompetisi resmi.
  • Memiliki standar olahraga tertentu: Terdapat regulasi, aturan, dan sistem penilaian yang tertata rapi.
  • Membutuhkan kemampuan fisik tinggi: Aktivitas ini melibatkan latihan dan persiapan khusus agar kemampuan fisik dapat memumpuni.
  • Berkaitan dengan acara olahraga yang besar: wisatawan mengikuti atau menonton acara tersebut.

Ada beberapa contoh hard sport tourism yang dapat diikuti oleh para wisatawan yang meliputi:

  • Internasional maraton
  • Kompetisi surfing profesional
  • Turnamen tenis internasional
  • Pertandingan sepak bola internasional

Wisatawan dapat mengikuti seluruh kegiatan tersebut dengan persiapan yang baik. Memilih akomodasi yang tepat di Bali pun dapat memudahkan wisatawan ini yang ingin mengikuti hard sport tourism yang diadakan di Pulau Dewata.

Soft Sport Tourism

Kategori sport tourism ini berfokus pada aktivitas olahraga rekreasi yang sangat santai dan tidak kompetitif sama sekali. Aktivitas olahraga menjadi bagian dari pengalaman liburan, bukan bertujuan untuk kompetisi.

Terdapat empat karakteristik yang memudahkan wisatawan untuk membedakan soft sport tourism dengan kategori lain, yakni:

  • Bersifat rekreasi: Tujuan dari kategori ini adalah untuk bersenang-senang, relaksasi, atau menjaga kebugaran tubuh.
  • Tidak bersifat kompetitif: Aktivitas dilakukan tanpa adanya tekanan untuk menang atau mencapai suatu prestasi.
  • Tingkat risiko relatif rendah: Biasanya, aktivitas yang dilakukan sangat aman dan dapat dilakukan tanpa persiapan khusus.
  • Akses lebih mudah bagi semua kalangan: Kegiatan ini cocok untuk keluarga, pemula, atau wisatawan yang ingin mencoba suatu aktivitas baru selama liburan.

Ada beberapa contoh soft sport tourism yang dapat diikuti oleh wisatawan yang berkunjung ke Bali untuk rekreasi olahraga, yaitu:

  • Yoga treat
  • Hiking ringan
  • Berselancar untuk pemula
  • Snorkeling
  • Golf rekreasi

Wisatawan dapat memilih area di Bali yang sangat menunjang untuk melakukan rekreasi olahraga ini, sehingga pengalaman sport tourism pun terasa jauh lebih menyenangkan,

Ide Aktivitas Sport Tourism Ramah Anak dan Lansia

Sport tourism di Indonesia sendiri memiliki banyak ragam yang cocok untuk diikuti oleh anak dan lansia. Seluruh kegiatan olahraga ini sangat ramah bagi mereka karena tidak melibatkan aktivitas fisik yang cukup kuat.

Berikut adalah beberapa ide aktivitas sport tourism yang ramah anak dan lansia:

1. Bersepeda Santai

Bersepeda santai menjadi salah satu kegiatan ramah anak dan lansia yang dapat dipraktikkan ketika berolahraga.Ide aktivitas ini sangat populer karena sangat mudah dilakukan oleh semua usia.

Aktivitas ini dapat dilakukan dengan mengitarai jalur pedesaan, taman kota, atau kawasan pantai ketika wisatawan berkunjung ke Bali. Lalu, ide aktivitas ini juga memiliki manfaat tersendiri bagit tubuh, seperti:

  • Melatih keseimbangan tubuh
  • Meningkatkan kesehatan jantung
  • Memperkuat otot kaki
  • Memberikan pengalaman untuk menikmati pemandangan alam

2. Jalan Santai di Alam

Ide aktivitas sport tourism di Indonesia yang bisa dilakukan berikutnya adalah jalan santai di alam. Kegiatan ini sangat ramah anak dan lansia karena tidak melibatkan aktivitas ekstrem.

Jalan santai di alam dapat dilakukan di taman nasional, jalur trekking yang ringan, area sawah atau pedesaan, taman kota. Terdapat beberapa manfaat yang bisa dirasakan ketika melakukan aktivitas ini, yaitu:

  • Meningkatkan kesehatan fisik
  • Mengurangi tingkat stres
  • Memberikan kesempatan untuk menikmati alam
  • Mempererat hubungan dengan keluarga

3. Bermain Olahraga Pantai

Pantai dapat dimanfaatkan oleh anak atau lansia sebagai kawasan untuk aktivitas olahraga ringan yang menyenangkan dan membuat tubuh menjadi jauh lebih sehat. Contoh dari permainan olahraga pantai meliputi:

  • Bermain bola pantai
  • Frisbee
  • Voli pantai yang santai
  • Lempar tangkap bola

Melalui aktvitas ini, anak dan lansia akan merasakan berbagai manfaat, seperti:

  • Meningkatkan koordinasi tubuh
  • Memberikan aktivitas fisik yang menyenangkan
  • Mempererat kebersamaan keluarga yang terlibat

Jadikan Stay at SOLO 'Basecamp' Terbaik untuk ‘Sport Tourism’ Keluarga di Bali

Menikmati sport tourism di Bali tidak hanya melibatkan aktivitas olahraga, tetapi juga waktu beristirahat yang cukup ketika liburan berlangsung. Stay at SOLO hadir untuk menyediakan basecamp terbaik bagi keluarga agar rekreasi olahraga di Bali tetap menyenangkan.

Keluarga dapat merasakan fasilitas yang mewah dan nyaman dengan harga yang cukup terjangkau di Stay at SOLO. Pilih vila favoritmu dan keluarga di Stay at SOLO untuk meningkatkan kualitas liburan di Pulau Dewata.